Dendam Desy Tuwo dimakan buaya, terbalaskan Merry ditemukan tewas - Psm News West Papua Indonesia
Headlines News
Home » » Dendam Desy Tuwo dimakan buaya, terbalaskan Merry ditemukan tewas

Dendam Desy Tuwo dimakan buaya, terbalaskan Merry ditemukan tewas

Written By Admin on Sunday, January 27, 2019 | 11:34 PM

Evakuasi buaya pemakan warga Minsel Senin (14/1) lalu. Hanya seminggu dipindahkan, kemarin buaya tersebut ditemukan mati. (Julius Laatung/MP)




Manado, Psmnews - Deasy Tuwo, korban yang dimakan buaya, sepertinya sudah bisa beristirahat dengan tenang. Merry, si buaya, yang diduga membunuhnya, ditemukan tewas di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tasik Oki, Bitung. Diketahui, Merry dievakuasi sejak dua pekan lalu ke Tasik Oki.

"Sekira pukul 16.00 hari Minggu (20/1) kemarin. Buaya tersebut didapati petugas sudah dalam keadaan meninggal. Petugas kemudian menghubungi Polres Tomohon dan dokter hewan. Sejam setelahnya, disimpulkan buaya tersebut benar sudah meninggal," ungkap Humas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulut Hendrik Sarundengan, kemarin.

Kata Hendrik, para tim ahli mengambil bagian perut buaya untuk dilakukan autopsi. Mencari tahu detil penyebab buaya berukuran 4,46 meter tersebut meninggal.

"Jadi sampai saat ini, kami (BKSDA, red) belum bisa menyimpulkan sebab musabab kenapa buaya tersebut mati, masih menunggu hasil resmi pemeriksaan," imbuhnya.

Terpisah, Kapolres Tomohon AKBP Raswin Bachtiar Sirait mengatakan, hingga saat ini pihaknya menyatakan kematian Deasy Tuwo murni disebabkan serangan hewan amfibi tersebut. Namun, pihaknya tak serta merta menghentikan proses penyidikan.

"Saat ini kami masih beranggapan kematian korban murni dikarenakan serangan buaya. Tapi, proses penyidikan terus jalan. Sudah ada belasan saksi yang kami panggil. Mengumpulkan fakta-fakta baru guna penguatan penyimpulan hasil penyidikan," papar Sirait.

Dirinya pun mengimbau masyarakat mempercayakan proses penyelesaian penyidikan kasus ini kepada pihaknya. Tanpa, memberikan opini-opini yang bisa membuat bingung masyarakat lain, lebih-lebih keluarga korban.

"Soal fakta-fakta janggal di lapangan yang berhembus kemarin, belum bisa kami konfrontir. Intinya kami terus bekerja mengungkap tuntas kasus ini," pungkas perwira dua melati ini.

Sementara itu, pengamat hukum Toar Palilingan mengatakan, mengenai buaya yang sudah mati tidak jadi masalah. Sebab polisi punya banyak cara untuk mengungkap kasus tersebut.

"Saya rasa polisi bukan hanya punya satu cara untuk menangani kasus ini. Untuk kematian buaya mungkin tidak teralalu berpengaruh," tuturnya.

Menurutnya, polisi bisa memeriksa CCTV atau saksi untuk bisa mendapatkan data mengenai kasus ini. “Kalau memang ada hal yang tidak wajar, sekarang kan masih dalam pendalaman kasus oleh pihak kepolisian. Siapa tahu ditemukan motif lain dari kasus ini, mungkin saja," lanjutnya.

Dia pun berharap, polisi bisa mengungkap kasus perempuan yang dimakan buaya ini, jika ada dugaan-dugaan lain. “Kalau pun tidak ada, ya kasus bisa ini bisa selesai dengan cepat," katanya. (*)




Share this article :

Terima kasih atas kunjungan anda, Please Comment with Facebook #By PL

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Translate

Pengunjung

Please Subscribers Channel Youtube

My Channel Youtube

Postingan Populer

 
Support : Creating Website | Pilok | Psmnews Template
Proudly powered by psmnews.org
Copyright © 2011. Psm News West Papua Indonesia - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Owen Template