IS Ukam klaim sita pembawa kondom dan alat penambang Emas - Psm News West Papua Indonesia
Headlines News
Home » » IS Ukam klaim sita pembawa kondom dan alat penambang Emas

IS Ukam klaim sita pembawa kondom dan alat penambang Emas

Written By Admin on Sunday, August 26, 2018 | 8:29 AM

Bukti barang yang disita IS Ukam




Jayapura, Psmnews -  Ikatan Suku Una Kopkaka, arimtap, Arupkor, Mamkor dan Momuna (IS Ukam) sita pembawa kondom dan alat penambang emas lainnya tujuan ke lokasi pedulangan. Penyitaan itu terjadi ketika satu truk sedang mambawa barang-barang tersebut tujuan lokasi.

Panuel Maling penanggung Jawab surat terbuka kepada media ini pada minggu (26/8/2018) mengatkan, Dengan maraknya aktivitas penambangan emas secara ilegal di wilayah suku UKAM dan Korowai Kabupaten Yahukimo.

“Maka dengan ini, kami menyampaikan bahwa meskipun PJS. Gubernur Papua telah menutup adanya aktivitas emas secara ilegal pada tanggal 10 Agustus 2018 di tanah merah - Boven Digoel untuk seluruh Papua. Tetapi di suku UKAM, Kabupaten Yahukimo masih beroperasi. terbukti bahwa tepat tanggal 24 Agustus 2018 terdapat insiden ‘sita barang’ masyarakat yang menuju lokasi penambangan,” katanya.

Maka berdasrkan dengan dasar itu, “kami sampaikan surat terbuka ini kami buat atas kekesalan kami terhadap sikap pelaku yang tidak mengindahkan pelarangan dengan pendekatan persuasif (memberikan surat larangan), aksi palang di bandara Nop Goliat, aksi tangkap pelaku, aksi demo damai dan aksi damai dengan jumlah masa yang besar pada senin, 20 Agustus 2018 di Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo untuk bentuk Pansus guna mengusut tuntas para pelaku, namun masih saja ada aktivitas,” kata Panue.

Meskipun kini, DPRD Kabupaten Yahukimo sudah bentuk Pansus dan sedang melaksanakan kerja-kerja tim pansus bersama dengan Tim Penolakan dari Masyarakat suku UKAM. Tapi masih bersikeras para pelaku memobilisasi masa melalui jalan darat. Menduga ada barang penambang tidak memiliki izin. Pembayaran terhadap pemilik dusun tidak sebanding dengan hasil yang di dapat (30 juta).
Tidak ada kesepakatan pembagian hasil. Harga barang dagangan terlalu tinggi di lokasi penambangan, Panuel menambahkan.


Ini bukti barang yang disita kata Panuel,. Sistem barter (transaksi) emas dengan perempuan dilakukan. Ditemukan KONDOM dalam tas (24/8/2018). Ditemukan Obat beracun memant ikan manusia (24/8/2018). Ditemukan pisau (24/8/2018). Ditemukan parang sabit (24/8/2018). Ditemukan cairan merkuri. Telah disita alat-alat dulang emas dan bahan makanan.
Lokasi penambangan emas secara ilegal merajalela di suku UKAM.

“Suku Ukam merupakan salah satu ikatan suku, yang terdiri atas Suku UNA (Bomela, Langda, dan Sumtamon), Suku Kopkaka (Seradala), Suku Arimtab (Awimbon), Suku Mamkor (Korowai),  Suku Momuna (Samboga dan sekitarnya),”lanjut Panuel.

Saat ini, aktivitas penambangan emas secara ilegal merajalela di daerah ini dan kondisi sangat meresakan masyarakat. Termasuk pemberdayaan masyarakat asli tidak dilakukan. Hasil Sumber Daya Alam (SDA) sudah diambil secara liar tapi masyarakat masih hidup miskin dari segala aspek. Kondisi inilah kami merasa bahwa kami sedang dibodohi oleh para “Pencuri” kelas atas walau mengaku berpendidikan. Hukum seakan menjadi hiasan para elit dimata masyarakat ukam. Maka, “Dengan demikian, kami Masyarakat suku UKAM memohon dengan sangat hormat agar PJS. Gubernur Papua, Kapolda Papua, Pangdam XVII Cenderawasih, DPR Papua, dan MRP segera turun ke Yahukimo dan membantu Tim Pansus DPRD Kabupaten Yahukimo dan Tim Penolakan Penambangan Emas secara Ilegal di Wilayah Ukam untuk menyelesaikan masalah ini segera dan dalam waktu dekat,” katanya.

Kami masyarakat suku Ukam menduga dan terdata bahwa ada keterlibatan oknum Politisi, oknum Polisi, oknum Brimob, oknum pimpinan (OPD) dalam aktivitas "Illegal Gold Mining" ini yang berjalan secara tersistematis dan terstruktur sehingga daerah mengalami kesulitan menghadapi permasalahan ini.  Apresiasi kami yang tinggi kepada DPRD Kabupaten Yahukimo yang sudah membentuk Pansus DPRD dan sedang bekerja.(*)/PL

Share this article :

Terima kasih atas kunjungan anda, Please Comment with Facebook #By PL

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Translate

Pengunjung

Please Subscribers Channel Youtube

My Channel Youtube

Postingan Populer

 
Support : Creating Website | Pilok | Psmnews Template
Proudly powered by psmnews.org
Copyright © 2011. Psm News West Papua Indonesia - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Owen Template