Tindakan main tangkap di Papua naik kelas ditingkat Internasional - Psm News West Papua Indonesia
Headlines News
Home » » Tindakan main tangkap di Papua naik kelas ditingkat Internasional

Tindakan main tangkap di Papua naik kelas ditingkat Internasional

Written By Admin on Wednesday, August 29, 2018 | 7:11 PM

Mahasiwa Stikom sedang mengenakan Noken motif Bendera Negara Papua Bintang Kejora (BK) - Psmnews

Jayapura, Psmnews - Theo Hesegem pakar Hak Asasi Manusia (HAM) di pegunungan tengah Papua, Theo Hesegem menegaskan, dengan adanya tindakan main tangkap yang dilakukan oleh Negara melalui kaki tangan Polisi Republik Indoneisa (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) membuat Papua Naik kelas di tingkat diplomasi internasional.

Sangat menyesalkan tindakan aparat yang melakukan tindakan penangkapan terhadap Mahasiswa di Kampus.

"Sangat sedih sekali tindakan main tangkap begini. Hanya gambar bendera Bintang Kejora di Noken saja bisa dipersoalkan hingga sampai main tangkap begitu?" tanya Theo pada Selas (28/8/2018).

Ia menegaskan, Semua orang perlu ingat bahwa Pemerintah Negara di Rebuplik Indonesia ini perlu mengevaluasi menyeluruh soal  Papua. Terkait dengan penangkapan-penangkapan mahasiswa di Papua dan di luar Papua yang terjadi selama ini.

"Disini juga orang-orang perlu ingat bahwa kelas di tingkat anak-anak  saja selalu mengungkapkan Papua merdeka dan mengambar bendera bintang kejora. Apa lagi di tingkat mahasiswa, pasti mereka punya ideologi dan sejarah khusus.  hal-hal ini  menunjukan bahwa idiologi Papua Merdeka sudah tertanam betul hingga sampai ke akar Rumput.

Jangan pernah lupah penangkapan-penangkapan yang dilakukan oleh aparat di Papua menurut saya  sedang naik    kelas, ditingkat internasional akhirnya juga nilai pelanggaran ham juga meningkat  di level internasional.

"Ingat orang-orangnya bisa di tangkap kapan saja, dimana saja, tetapi ideologi mereka sebagai orang asli Papua dan soal Papua mereka tidak pernah akan hilang. Tetapi Selalu saja akan di dipikiran mereka sebagai orang Papua," bebernya Hesegem, yang merupakan Direktur Eksekutif keadilan dan keutuhan Manusia Papua (YKKMP) ini.
Theo Hesegem Pakar HAM dan
 Direktur YKKMP Papua

Mahasiwa di tangkap begitu saja hanya karena gambar  bendera bintang kejora di noken. Sedangkan orang-orang yang membiarkan Bendera Merah Putih sampai robek bertahun-tahun  di atas tiang bendera saja tidak pernah ditangkap.

"Padahal  mahasiswa  ditangkap karena harga diri Bendera Merah Putih yang dimaksud,"

Sedangkan kondisi bendera tersebut sudah dilaporkan kepada aparat penegak hukum agar supaya mereka yang membiarkan bendera tersebut untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Namun sampai hari ini belum ada informasih terkait dengan bendera yang dimaksud.

"Lalu pertanyaannya dimana keadilan dalam penegahkan hukumnya itu?" tegasnya.

"Kami minta Bapak Kapolresta Jayapura tolong untuk membebaskan anak-anak mahasiswa ini. Karena mereka perlu belajar dengan bebas tanpa ada tekanan-tekanan," tandasnya.(*) /PL


Share this article :

Terima kasih atas kunjungan anda, Please Comment with Facebook #By PL

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Translate

Pengunjung

Please Subscribers Channel Youtube

My Channel Youtube

Postingan Populer

 
Support : Creating Website | Pilok | Psmnews Template
Proudly powered by psmnews.org
Copyright © 2011. Psm News West Papua Indonesia - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Owen Template