dalam enam hari september 2018, 108 aktivis Papua Merdeka ditangkap Polisi Indonesia - Psm News West Papua Indonesia
Headlines News
Home » , , » dalam enam hari september 2018, 108 aktivis Papua Merdeka ditangkap Polisi Indonesia

dalam enam hari september 2018, 108 aktivis Papua Merdeka ditangkap Polisi Indonesia

Written By Papuani on Saturday, September 8, 2018 | 4:47 AM

Aktivis Papua Merdeka yang ditangkap sedang dibawa dalam Mobil Patroli Polisi Indonesia - Psmnews

Portmoresby, Psmnews - Komite Nasional Papua Barat (KNPB) melaporkan, Seminggu dari tanggal 3-8 september 2018, Sebanyak 108 Aktivis Papua Merdeka ditangkap oleh Polisi di tanah Papua.

"Penagkapan sewenag-wenang terhadap Aktivis Papua Medeka terus dilakukan oleh Polisi Indonesia sejak 3-8 september 2018 sebanyak 93 orang West Papua di tangkap dalam rentan waktu 2 hari, yaitu tanggal 3 September 2018 adalah 14 aktivis Garda-P. Kemudian pada 4 September 2018 adalah 79 aktivis United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) ditangkap dan Hari ini, (08/09/2018), 10 aktivis KNPB dan 15 Aktivis WPNA kembali di tangkap dan masih di tahan di Polres Bintuni," kata Ones Nesta Suhuniap Sekertaris Umum KNPB Pusat, kepada Media ini pada Sabtu (8/9/2018).
Penagkapan ini terjadi dalam aksi mendukung draft resolusi Hak Penentuan Nasib Sendiri bagi West Papua yang di gagas oleh Vanuatu.

"Dalam penagkapan Ini salah satu pejuang atau Pimpinan NFRPB, Wakil Gubernur Wilayah Bomberay Markus Umpes dikabarkan ikut ditangkap. Jumlah penagkapan dalam minggu ini 108 aktivis West Papua di tangkap selama rentan waktu yang sangat dekat di awal bulan september 2018. Maka ini menunjukan matinya demokrasi indonesia yang disebut negara demokrasi tetapi setiap saat menangkap orang West Papua," 

"Kawan-kawan yang ditangkap dan masih di tahan di Polres Bintuni. Hingga saat ini belum ada pendampingan hukum. Mohon advokasi,"katanya.

Berikut ini nama-nama yang ditangkap di bintuni pada aksi hari ini di Teluk Bintuni untuk mendukung draf resolusi Hak Penentuan Nasib Sendiri yang di gagas Vanuatu diantaranya;
(1) Boy P. Kadop, (2) Wiliam Ayorbaba, (3) Alfredo bisay, (4) ndarias ayomi, (5) Eljon Agaki, (6) Alex aronggear, (7) wakil gub wpna wilayah doberay Tuan Makus umpes, (8) Agus Kutumun, (9) Yoke Maîdepa, (10) Victor Makamuke, (11) Aser Paratoi, (12) David Suanburaro, (13) Yeri Fimbay, (14) Kristin Paratoi, (15) Yafet.

Sementara itu dalam Video yang berdurasi 48 detik yang beredar itu mengatakan oleh seorang Polisi bahwa, dilakukan penghadangan dan penangkapan oleh aparat dalam mengantisipasi, diantaranya "jangan sampai saudara-saudara lakukan kegiatan atas nama adat dan antisipasi jangan sampai ada gesekan," katanya.(*) 


Share this article :

Terima kasih atas kunjungan anda, Please Comment with Facebook #By PL

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Translate

Pengunjung

Please Subscribers Channel Youtube

My Channel Youtube

Postingan Populer

 
Support : Creating Website | Pilok | Psmnews Template
Proudly powered by psmnews.org
Copyright © 2011. Psm News West Papua Indonesia - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Owen Template