Mandat bagi orang Tua bagian pertama - Psm News West Papua Indonesia
Headlines News
Home » » Mandat bagi orang Tua bagian pertama

Mandat bagi orang Tua bagian pertama

Written By Papuani on Thursday, September 6, 2018 | 4:26 PM





Renungan Harian, Baca:  Ulangan6:1-25

"Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun."  Ulangan 6:6-7

Mengajar bukan semata-mata tugas guru atau dosen, tapi orangtua pun memiliki tugas yang sama.  Dalam kaitannya dengan pengajaran dalam rumah tangga, orangtua berperan sebagai guru dan anak-anak sebagai murid.  Apa yang orangtua harus ajarkan kepada anak-anaknya?  Orangtua harus mengajarkan firman Tuhan kepada anak-anaknya untuk didengar, diterima, dimengerti dan dilakukan.  Pengajaran ini bersifat informal.  Meskipun demikian ini merupakan pelajaran yang pertama dan terutama.  Disebut pertama, karena anak-anak untuk pertama kali menerima pengajaran;  dan disebut utama, karena proses pendidikan dalam rumah tangga ini mendasari dan bahkan menentukan keberhasilan pengajaran sesudahnya.  Kualitas hidup si anak sangat bergantung pada kualitas pengajaran dalam rumah tangga masing-masing.

Inilah yang disebut mandat shema, suatu tugas yang Tuhan percayakan kepada orangtua untuk menjadi pengajar bagi anak-anaknya dalam hal kerohanian.  Shema dapat dikatakan sebagai tugas yang dimiliki oleh orangtua untuk membentuk kepribadian anak-anak sesuai dengan kehendak Tuhan.  Bagi bangsa Israel shema ini merupakan perintah wajib yang tidak dapat ditawar-tawar lagi.  Inti dari pengajaran ini adalah orangtua harus menanamkan sikap hati yang takut akan Tuhan.  "supaya seumur hidupmu engkau dan anak cucumu takut akan TUHAN, Allahmu, dan berpegang pada segala ketetapan dan perintah-Nya."  (Ulangan 6:2).  Takut akan Tuhan ini bukan sekedar sebuah doktrin Alkitabiah, tapi harus menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari.


Ketika orang memiliki hati yang takut akan Tuhan maka ia akan mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan segenap jiwa dan segenap kekuatan  (Keluaran 6:5) dan berkomitmen untuk membenci dosa dan menjauhkan diri dari segala kejahatan. Jika  'takut akan Tuhan' ini sudah tertanam dan mengakar kuat di dalam diri anak-anak sedari awal, tidak ada yang patut dikuatirkan oleh orangtua, sebab takut akan Tuhan adalah kunci utama untuk mengalami penggenapan janji-janji Tuhan dalam hidup ini.(*)


Share this article :

Terima kasih atas kunjungan anda, Please Comment with Facebook #By PL

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Translate

Pengunjung

Please Subscribers Channel Youtube

My Channel Youtube

Postingan Populer

 
Support : Creating Website | Pilok | Psmnews Template
Proudly powered by psmnews.org
Copyright © 2011. Psm News West Papua Indonesia - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Owen Template