KNPB dan kuasa Hukum kritisi Kehadiran pembela HAM di Timika Papua - Psm News West Papua Indonesia
Headlines News
Home » , , » KNPB dan kuasa Hukum kritisi Kehadiran pembela HAM di Timika Papua

KNPB dan kuasa Hukum kritisi Kehadiran pembela HAM di Timika Papua

Written By Admin on Monday, January 7, 2019 | 7:02 AM

Anggota KNPB Timika sedang duduk di depan Kantor KNPB Timika - 



Jayapura, Psmnews- Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan kuasa Hukum Paham Papua kritisi kehadiran pembela Hak Asasi Manusia (HAM) untuk Papua, Matius Murib,

 Juru bicara Nasional KNPB Pusat, Ones Nesta Suhuniap menegaskan, Kami KNPB menolak dengan tegas kehadiran dan dengan tawaran bentuk apapun yang akan ditawarkan.

 “Kami dengan tegas menolak kehadiran Pembala Ham dan tawaran bakar batu itu, karena usulan itu adalah murahan. Kami KNPB tidak meminta dia untuk hadir di sekertariat. Lagi pula kami tidak minta makan dan kami tidak lapar,” tegas, Juru bicara Nasional KNPB Pusat, Ones Nesta Suhuniap, Senin (07/01/2019).

KNPB menuding, dengan kehadiran dari pembela Hak Asasi Manusia (HAM) untuk Papua itu, adalah skenario dan tawaran yang tak masuk akal, karena adanya dugaan kiriman pihak lawan.

“kami tidak butuh dengan skenario murahanmu. Karena kami tidak mengenal anda, Siapa yang mengundang anda datang? Kami tidak mengenalmu. Anda pembela HAM dari mana?” tegas Nesta dengan nada yang tegas.

Menurut KNPB, kehadirannya adalah mencari popularitas, maka diminta berhenti cari popularitas karena, Sekarang bukan lagi pembela HAM tetapi pembela NKRI.

“Coba dan kerja dulu berdasarkan janji kalian dengan Luhut Panjaitan, Wirato dan Jokowi berjanji untuk mejelesaikan pelanggaran HAM di Papua. Sejauh mana perjanjian itu?” tanya, Suhuniap.

Menurut KNPB, Anda baru saja berangkat ke Kabupaten Nduga bersama Pangdam menggunakan Helikopter dan memaksakan  rakyat berkumpul bakar batu. Kemudian anda mengatakan Nduga damai dan merayakan Natal Kamfulase disana.

“Sesungguhnya bakar batu disana hanya kamfulase, munafik, sementara operasi meliter terus berjalan. Ribuan orang sedang mengungsi di di hutan, mana perdamaian dan natal di Nduga itu.”

“Natal disana dilakukan hanya menggelabui dan memperbaiki kebrutalan aparat. Sekarang ko (anda) datang tawarkan bakar batu kepada KNPB wilayah Timika. Ko berhenti kami tidak butuh anda, kamu cocok bakar batu di jakarta atau di markas TNI/POLRI,”tutup Nesta Suhuniap.

Sementara itu, Senada juga disampaikan, Veronica Koman, Kuasa Hukum KNPB kepada jubi melalui pesan elektronik mengatakan,  Kedatangan Pak Matius Murib ke sekretariat KNPB-PRD Timika tanpa persetujuan tim kuasa hukum maupun Badan Pengurus KNPB.

“Tim kuasa hukum KNPB belum dan tidak pernah melakukan komunikasi apa pun dengan beliau. Tidak ada sama sekali komunikasi, demikian untuk diketahui,” kata Veronica salah satu pengacara Paham Papua ini.

Sebeumnya, dari KNPB Timika bahwa, pembela Hak Asasi Manusia (HAM) untuk Papua, (Matius Murib), dan ia datang menemui pimpinan Parleman dan Knpb serta semua Rakyat Sipil yang sedang bertahan di halaman kantor Knpb.

Menurutnya Murib, yang disampaikan masalah Politik itu masalah besar jadi, kita sampingkan dan sekarang bagaimana kita bisa berpikir untuk bakar batu besok atau lusa, terkait babi-babi yang bapa dorang taruh dihalaman kantor dan alat masak sedang busuk begitu tidak baik karena kita orang adat jadi kita harus bakar batu.

Sampai jam 21 malam ini, 8 orang itu sedang diperiksa, di Kantor Papua Merdeka (Knpb) Timika” kata KNPB Timika.

Kehadiran Matius Murub diklarifikasi oleh, Departemen Keadilan Dan Perdamaian Koordinator Puncak Selatan Gereja Kemah Injil (Kingmi) Di Tanah Papua, Pdt. Deserius Adii, bahwa, keharian Pak Matius adalah undangan Gereja.

“Tidak sepaham dengan KNPB dan Kuasa Hukum itu, Sebenarnya, Pak Matius yang minta oleh gereja, Departemen Keadilan Dan Perdamaian Koordinator Puncak Selatan Gereja Kemah Injil (Kingmi) Di Tanah Papua, untuk mediasi dalam perdamain sejak tanggal 1 Januari 2019,” kata Adii.

Hari ini, anak-anak KNPB sedang diperiksasi oleh kepolisian di Kantor KNPB Timika, jadi, keesokan hari baru akan mediasi.
“Besok kita akan mediasi pihak KNPB dan TNI Polri, cari solusi maunya mereka seperti apa,” tutup adii.(*)



Share this article :

Terima kasih atas kunjungan anda, Please Comment with Facebook #By PL

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Translate

Pengunjung

Please Subscribers Channel Youtube

My Channel Youtube

Postingan Populer

 
Support : Creating Website | Pilok | Psmnews Template
Proudly powered by psmnews.org
Copyright © 2011. Psm News West Papua Indonesia - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Owen Template